GemaIndonesianews | JAKARTA – Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto langsung melakukan gebrakan awal setelah resmi menerima tongkat komando dari Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Mutasi besar-besaran tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026, sehari setelah Suyudi dilantik Presiden Prabowo di Istana pada 1 Oktober 2026.
Salah satu yang paling disorot adalah pergantian Kapolda Sumatera Utara.
Brigjen Pol Sonny Irawan resmi ditunjuk menjadi Kapolda Sumut menggantikan Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto Sementara Whisnu mendapat promosi jabatan strategis sebagai Wakil Inspektur Pengawasan Umum (Wairwasum) Polri.
Selain Sumut, 5 Polda lain ikut dirombak:
Polda Metro Jaya: Irjen Dadang Hartanto gantikan Irjen Asep Edi Suher- Polda Riau: Irjen Arman Achdiat gantikan Irjen Herry Heryawan (Herry jadi Kabaharkam Polri)
- Polda Maluku: Irjen Suwondo Nainggolan
- Polda Jatim: Irjen Nanang Avianto- Polda Bali: Irjen Pasma Royce
Sosok Whisnu Hermawan: 2 Tahun Pimpin Sumut
Whisnu Hermawan memimpin Polda Sumut lebih dari 2 tahun sejak 29 Juli 2024. Ia adalah lulusan AKABRI 1994 kelahiran Bandung, 16 Februari 1972.
Kariernya moncer di bidang reserse ekonomi dan kriminal khusus. Pernah bertugas di Papua sebagai Kasat Serse Polres Biak Numfor dan Sorong, lalu lama di Polda Metro Jaya, Bareskrim, hingga Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim sebelum jadi Kapolda Sumut. Pangkat Irjen disandangnya sejak Juni 2024.
Sosok Sonny Irawan: Kembali ke Sumut
Sonny Irawan adalah lulusan Akpol 1997 Batalyon Wira Pratama. Bukan orang baru di Sumut, ia pernah menjabat Wakapolda Sumut Desember 2025 – Juli 2026
Rekam jejaknya banyak di bidang Lantas (Dirlantas Polda Kaltim, Jateng), pernah jadi Kasespimma dan terakhir Kasespimmen Sespim Lemdiklat Polri sebelum dipercaya jadi Kapolda Sumut.
Mutasi ini menjadi sinyal kuat arah reformasi Polri di era Kapolri Suyudi Ario Seto yang mengusung doktrin Polri Bersama Masyarakat
Reporter Ibnu Agusmar













