GemaIndonesianews | ASAHAN – Tiga pelajar tingkat SMA di Kisaran, Kabupaten Asahan, diamankan polisi karena diduga menjadi penggerak kelompok geng motor bersenjata tajam.
Penangkapan berlangsung pada Sabtu (19/9/2026) dini hari. Minggu .20/9/2026Saat petugas melakukan penggerebekan, para remaja tersebut diduga berusaha menghilangkan barang bukti dengan menyembunyikan celurit dan pedang samurai di atas plafon rumah salah seorang dari mereka.
Kapolres Asahan, AKBP Adi Dharma Pramudita, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil patroli intensif yang dilakukan kepolisian selama hampir dua pekan di sejumlah kawasan rawan kejahatan malam hari.
Dalam penggerebekan itu, petugas menemukan dua senjata tajam yang disembunyikan di plafon rumah. Ketiga pelajar kemudian kami amankan untuk pemeriksaan lebih lanjut, ujar Kapolres.
Menurut Kapolres, kelompok remaja tersebut kerap melakukan konvoi sambil memperlihatkan senjata tajam dan mengunggah aktivitas mereka ke media sosial. Perilaku itu dinilai telah memicu keresahan di masyarakat.
Dalam dua pekan terakhir, Polres Asahan telah mengamankan lebih dari 10 remaja serta menyita sejumlah senjata tajam rakitan yang diduga dipersiapkan untuk aksi tawuran. Kepolisian juga akan terus meningkatkan patroli malam guna mencegah gangguan keamanan.
Kepolisian mengimbau para pelajar agar tidak terlibat dalam geng motor maupun aksi tawuran yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.
Keberanian bukan dibuktikan dengan membawa senjata tajam atau membuat keributan, melainkan melalui prestasi, kedisiplinan, dan tindakan positif yang bermanfaat bagi masyarakat. Lebih baik belajar, kejar cita-cita, dan buat orang tua bangga
Reporter: Ibnu Agusmar













