GemaIndonesianews | Pandeglang – Kepala Desa Padaherang Kecamatan Angsana kabupaten Pandeglang provinsi Banten, Ade.S.pd. menegaskan Penyaluran bantuan pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) pada awal September berjalan lancar dan tida ada satupun KPM yang tidak kebagian sesuai data yang ada yang diberikan kepada masing-masing RT dan RW ia juga meluruskan kepada masyarakat yang telah menudingnya gelapkan 339 KPM, itu tidak benar, kades menganggap, masyarakat yang menuding dirinya gelapkan bantuan beras itu hoax dan tidak sesuai fakta.
” Saya tegaskan khususnya kepada masyarakat desa Padaherang bahwa Penyaluran bantuan beras (Bapanas) tidak ada satupun KPM yang dipungut biaya apalagi digelapkan sebanyak itu, dan saya juga sudah mengundang semua RT dan RW untuk menanyakan apakah ada di masing-masing RT, KPM yang tidak kebagian beras sesuai dengan data Baracode yang ada, dan semuanya menjelaskan kesaya bahwa tidak ada yang komplen” Tegas Kades.Rabu, 23/09/2026.
Ade juga menambahkan bahwa ada salah satu masyarakat yang menuding dirinya tanpa dasar atau tidak disertai data yang valid, kades juga sudah menghimbau kepada semua ketua RT agar Jagan sampai terulang kejadian atau kekeliruan seperti ini, apabila ada masyarakat yang tidak faham atau tidak mengerti mengintruksikan datang langsung ke kantor desa, jangan sampai kata Ade membuat gaduh atau fitnah.
Sementara ketua RT, Carilah, kampung Laban, desa Padaherang, kecamatan agsana, kabupaten Pandeglang. Ketika di konfirmasi dirinya mengatakan tidak ada masyarakat atau KPM yang tidak kebagian dan tidak ada satupun KPM yang datang atau komplem.
” Selama ini tidak ada masyarakat KPM yang tidak kebagian, semenjak ada bantuan. Beras Bapanas sampai sekarang belum ada masalah atau mengadukan apapun kepada saya, karena seperti biasa, data atau Baracode yang saya terima itu tidak berubah dari pertama sampai sekarang” jelasnya ke awak media via WhatsApp.
Ditempat yang sama TKSK kecamatan Angsana, Idris menjelaskan atas kekeliruan salah satu masyarakat yang telah menuding kepala desa Padaherang gelapkan beras bantuan Bapanas,.
” Saya meluruskan atas kekeliruan dan sangkaan masyarakat yang saya anggap keliru dan asal bicara tanpa terlebih dahulu menanyakan kepada pihak desa maupun kepada pihak kami selaku kepanjangan tangan dari dinas sosial, saya juga tegaskan bahwa saya bersama musfika dan para pendamping, setiap penyaluran bantuan beras (Bapanas) kami selalu hadir dan memantau pelaksanaan penyaluran si semua desa se kecamatan Angsana, sampai penyaluran bantuan tersebut selesai dan kami nyatakan kondisif tidak ada masalah dan sesuai data yang ada semua tersalurkan” Tegas TKSK kecamatan Angsana.
Dia juga meminta kepada pihak wartawan untuk mengklarifikasi berita miring sebelumnya, menurutnya tidak ada kejadian atau peristiwa yang diduga beras bantuan Bapanas digelapkan siapapun atau tidak ada pungutan apapun kepada KPM, ia juga akan segera mejelaskan kepada pimpinan dalam hal ini, Kepala Dinas Sosial kabupaten Pandeglang, bahwa ada kesalahpahaman masyarakat kepada pihak desa. Dan semuanya sudah di klarifikasi pihak desa maupun masyarakat, Pungkas.Idris.
Red













